Deskripsi Produk
Parafin adalah campuran hidrokarbon yang berasal dari minyak bumi, terutama terdiri dari alkana jenuh dengan rumus umum CnH₂n+₂. Biasanya tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa, dan dapat diklasifikasikan menjadi parafin cair, lilin parafin padat, dan lilin mikrokristalin berdasarkan sifat fisiknya.
Lilin parafin dihasilkan dari minyak mentah melalui proses pemurnian, penghilangan lilin, dan pemurnian. Lilin ini banyak digunakan dalam lilin, korek api, pelapis, kosmetik, bahan isolasi listrik, dan aplikasi industri lainnya karena stabilitasnya yang sangat baik dan ketahanan terhadap air.
Pameran Pabrik

Sifat Kimia
| Titik lebur | 58-62 °C ((ASTM D 87)) |
| Titik didih | 322 °C |
| kepadatan | 0,82 g/mL pada 20 °C |
| indeks bias | n20/D 1,45 |
| suhu penyimpanan | Simpan di bawah +30°C. |
| kelarutan | Larut dalam kloroform, eter, minyak atsiri, dan sebagian besar minyak tetap hangat; sedikit larut dalam etanol; praktis tidak larut dalam aseton, etanol (95%), dan air. Parafin dapat dicampur dengan sebagian besar lilin jika dilelehkan dan didinginkan. |
| bentuk | viskositas sangat rendah |
| warna | putih |
| Bau | tidak berbau |
| batas ledakan | 0,6-6,5%(V) |
Tampilan Inventaris

Aplikasi Produk
Parafin menawarkan banyak keunggulan, termasuk efektivitas biaya, ketersediaan yang mudah, karakteristik tidak berwarna dan tidak berbau, stabilitas fisik dan kimia yang sangat baik, serta panas laten perubahan fasa yang tinggi. Karena sifat-sifat luar biasa ini, parafin telah banyak diterapkan di berbagai bidang, seperti farmasi, pengemasan, konstruksi, kamuflase militer, manufaktur industri, dan pertanian. Selain itu, parafin telah menarik minat penelitian yang signifikan sebagai bahan perubahan fasa potensial untuk aplikasi penyimpanan energi termal.
Transportasi dan Pengiriman


