Deskripsi Produk Palatinose CAS#58166-27-1
Isomaltulosa, yang secara komersial disebut Palatinose, adalah isomer sukrosa yang disintesis dari sukrosa menggunakan α-glukosiltransferase untuk konversi dan pemurnian. Dikembangkan dengan rekayasa bioenzim, ini meningkatkan kinerja sukrosa sebagai pemanis bergizi dan mengimbangi masalah kesehatan yang ditimbulkan oleh asupan sukrosa yang berlebihan.
Ini adalah disakarida yang terdiri dari glukosa dan fruktosa. Enzim memutus ikatan α-1,2 bawaan sukrosa dan menyusun ulang kedua gula tersebut menjadi ikatan α-1,6; perbedaan struktural tunggal ini menjadikannya isomer sukrosa. Ciri fisiknya meliputi kristal putih tidak berbau, berat molekul 360,32 dengan satu molekul air kristalisasi, titik leleh 124°C, dan rotasi spesifik [α]₂₀ᴰ = 97,2. Ini hampir tidak menyerap kelembapan, larut lebih sulit dan memiliki viskositas lebih rendah daripada sukrosa, serta stabil dalam kondisi asam. Produsen saat ini memproduksi Palatinose dengan mengonversi sukrosa secara biologis menggunakan teknologi sel/imobilisasi enzim.
Pameran Pabrik

Sifat Kimia Palatinosa
| Titik lebur | 125-128°C |
| Alfa | 100 º (c=2, H2O) |
| Titik didih | 684,1±55,0 °C (Diprediksi) |
| Kepadatan | 1,77±0,1 g/cm³ (Diprediksi) |
| Suhu penyimpanan | Higroskopis, -20°C Freezer, Dalam atmosfer inert |
| Kelarutan | DMSO (Sedikit), Air (Sedikit) |
| Formulir | Padat |
| Pka | 11,39±0,70 (Diprediksi) |
| Warna | Putih hingga Putih Pudar |
| Pernyataan Keselamatan | 24/25 |
| Kode HS | 29329990 |
Tampilan Inventaris

Aplikasi Produk Palatinosa
Palatinosa memiliki rasa manis yang sedang, hampir tidak menyerap kelembapan, dan tahan terhadap lingkungan asam. Ragi dan banyak mikroorganisme tidak dapat memetabolismenya. Rasanya hampir identik dengan sukrosa dan tidak menyebabkan kerusakan gigi, serta cocok untuk kebutuhan diet penderita diabetes. Oleh karena itu, produsen dapat menggunakannya untuk mengganti seluruh atau sebagian sukrosa dalam minuman, makanan beku, dan berbagai produk makanan. Aplikasi yang umum meliputi makanan penutup dingin, kue kering, konsentrat buah, permen, buah kering, selai, anggur campuran, biskuit, dan roti.
Setelah dikonsumsi, enzim pencernaan di usus halus secara perlahan memecah palatinosa menjadi glukosa dan fruktosa. Penyerapan yang lambat menstabilkan gula darah dan mencegah lonjakan insulin yang drastis, sehingga cocok untuk penderita diabetes. Karena tidak menyebabkan karies gigi, ini juga merupakan pilihan gula yang baik untuk anak-anak dan remaja yang sedang tumbuh dan membutuhkan asupan gula setiap hari.
Transportasi dan Pengiriman


